"" "" "" Obat Herbal Indonesia

Minggu, 09 Juni 2013

Makan Kacang, Ginjal Sehat



Mengkonsumsi kacang biasanya menimbulkan jerawat dan timbunan lemak di saluran peredaran darah. Namun mitos itu ditepis oleh Chung-Jyi Tsai. Peneliti dari Department of Medicine, Harvard Medical School, Amerika Sekikat itu meneliti efek konsumsi kacang tanah serta selai kacang terhadap ginjal. Penelitiannya selama 20 tahun dilakukan terhadap 1.393.256 wanita yang tidak memiliki riwayat penyakit ginjal. Sejak 1980,

Bebas Kanker



Kabar baik bagi pecinta kopi. Riset US National Cancer Institute, di Rockville Maryland, Amerika Serikat, membuktikan rutin minum kopi bisa menangkal sel kanker di tubuh. Serbuk kopi ternyata kaya antioksidan yang ampuh melawan radikal bebas penyebab kanker. Penelitian yang tertuang dalam American Journal of Clinical Nutrition pada 2012 itu melibatkan 490.000 peserta.

Makan Pepaya, Bu



Ini kabar gembira terutama bagi para perempuan menyusui. Jumlah vitamin A dan zat besi mereka anjlok lantaran diperuntukkan bagi produksi air susu ibu. Nah, konsumsi buah pepaya meningkatkan serum retinol, antioksidan vitamin A peningkat penglihatan dan pertumbuhan tulang. Begitu juga dengan hemoglobin atau sel darah merah yang berperan membantu penyerapan zat besi.

Pria Makanlah Sambal



Ini kabar gembira bagi kaum pria. Kebiasaan Anda menyantap sambal atau makanan pedas terbukti menghentikan penyebaran kanker prostat. Menurut Akio Mori dari University of California, Los Angeles, zat capsaicin yang terdapat dalam cabai menekan protein NF-kappaB yang aktif pada hormon independen sel kanker prostat.

Kamis, 06 Juni 2013

Sehat dan Langsing dengan "Food Combining"



Mungkin tak jarang kita menemui orang yang sudah mengurangi makan namun berat badannya tidak juga turun. Atau orang yang sudah makan banyak namun berat badan tidak juga naik. Sebenarnya apa yang menyebabkan mereka sulit meraih berat badan ideal?

Kesulitan mencapai berat badan ideal bisa dikarenakan gangguan metabolisme di tubuh. Gangguan metabolisme tersebut terjadi akibat adanya pola makan yang tidak sesuai dengan kerja alami sistem pencernaan.